Showing posts with label Windows. Show all posts
Showing posts with label Windows. Show all posts

Enkripsi lebih mudah dengan context menu

>> 12 April 2009

Untuk melakukan enkripsi pada suatu file atau folder dalam Windows 2000 yang mempunyai sistem file NTFS, biasanya Anda lakukan dengan mengklik kanan mouse untuk memanggil context menu dan memilih atribut yang diinginkan di bawah “Advanced…”. Melalui sebuah perubahan dalam database registry, Anda dapat mempersingkat perintah enkripsi Windows 2000 tersebut ke level pertama context menu. Hal ini tentu akan banyak menghemat penggunaan klik mouse dan waktu, bila Anda sering menggunakan fungsi tersebut. Bukalah editor REGEDIT.EXE dan klik terus hingga folder “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Explorer\ Advanced”. Klik kanan pada bagian kanan jendela dan pilih “New | DWORD Value”.


Berikan nama “EncryptionContextMenu” dan klik ganda entri tersebut.
Masukkan nilai “1? dan tutup registry editor, lalu start ulang Windows. Se- lanjutnya dalam context menu yang tampil saat Anda mengklik kanan mouse pada file dan folder, akan Anda temukan entri “Encryption” atau “Decryption”

Lanjutannya.....

Tip Menyembunyikan file sensitif

Data yang sensitif atau penting dijaga kerahasiannya sebaiknya tidak Anda simpan pada hard disk.
Pertimbangannya tentu saja untuk keamanan data itu sendiri baik dari kerusakan hard disk atau masalah teknis lainnya serta juga mencegah pengaksesan data oleh mereka yang tidak berkepentingan.Disarankan untuk menyimpannya pada disket atau media Zip yang dapat Anda bawa pulang dan tersimpan dalam tempat yang aman.

option “Show hidden folders and files” melalui “Tools | Folder Options | View”.


Bila Anda menyimpannya pada hard disk, setidaknya simpan dalam folder dengan nama yang tak mencolok sebagai subdirektori Bsebuah direktori di atasnya.erikan atribut “hidden” kepada folder tersebut melalui pengaktifan atributnya dalam Properties. Kemudian nonaktifkan dalam Windows Explorer

Lanjutannya.....

Menggunakan System Restore

Banyak rutin deinstalasi yang berasal dari masing-masing aplikasi tidak lagi dapat diandalkan. Driver yang rusak (corrupt) atau program yang ditulis kurang baik dapat menyebabkan Windows menjadi tidak stabil. Masalahnya semakin runyam apabila program yang cacat atau driver yang rusak tersebut tidak dapat disingkirkan dari sistem operasi lewat Add/Remove Programs Windows. Bila Anda bekerja dengan Windows Me, sebaiknya sebelum menginstalasi software baru tentukan titik restore (restore point) Windows dengan tool “System Restore”.Dengan demikian software dapat disingkirkan tanpa meninggalkan ‘sisa’ kalau terbukti cacat, bahkan dalam Safe Mode sekalipun.

Anda dapat menemukan “System Restore” dalam System Tools pada Accessories. System Restore bekerja dengan melakukan pencatatan pada setiap aktivitas dari rutin instalasi program dan driver, dan bila diinginkan System Restore dapat mengembalikan kondisi Windows serupa dengan kondisi awal instalasi.

Lanjutannya.....

Menginstalasi sistem file FAT32

Sejak Windows 95b diluncurkan, sistem operasi Windows telah mendukung sistem file FAT32 yang merupakan pengembangan lanjutan dari sistem file FAT16. FAT32 tidak hanya memungkinkan pembuatan partisi yang lebih besar, namun sistem file ini juga lebih aman terhadap resiko hilangnya data, serta mempunyai sistem penyimpanan data yang lebih efisien karena mempunyai ukuran cluster yang lebih kecil. Seperti kita ketahui, ukuran cluster sangat vital dalam menentukan efisiensi penyimpanan data. Semakin kecil ukuran cluster, semakin kecil pula pemboroson yang terjadi. Langkah terbaik yang perlu dilakukan adalah membuat sistem file FAT32 ini ketikahendak mempartisi hard disk, yaitu dengan mengaktifkan dukungan terhadap hard disk berukuran besar.Di bawah Windows 98 dan Windows Me Anda dapat mengubah drive FAT16 yang ada menjadi FAT32. Windows 98 memiliki tool untuk itu dalam “Accessories | System Tools”.

Pada Windows Me jalankan PC dengan disket boot dan panggil program CVT.EXE dalam folder “\WINDOWS\ COMMAND”. Setelah proses peralihan selesai, Anda masih harus mendefragmentasi hard disk tersebut. Tergantung PC dan hard disk yang Anda gunakan, prosesini bisa berlangsung berjam-jam - karena itu sebaiknya lakukan bila ada waktu senggang.

Lanjutannya.....

Tip Mempercepat kinerja jaringan

Bila anda bekerja dalam jaringan Peer-to-Peer, PC yang dihidupkan paling awal akan bertindak sebagai pengelola login PC lainnya atau yang disebut sebagai “Browse Master”. Bila PC Browse Master dimatikan, sebuah PC lainnya dalam jaringan akan mengambil alih peran tersebut. Untuk melakukan mekanisme tersebut, sebuah fungsi search akan menanyakan secara teratur, keberadaan Browse Master tersebut. Hingga peran tersebut diambil-alih, butuh waktu beberapa menit. Selama itu PC yang terhubung dalam jaringan tidak dapat “ditemukan”. 3 Untuk mengatasinya, instalasikan sebuah PC sebagai Browse Master tetap dan nonaktifkan fungsi search pada PC lainnya. Caranya: Pilih Properties pada My Network Places dan klik ganda “File and Printer Sharing for Microsoft Network”. Pilih “Browse Master” pada bagian Property dan pilih “enabled” pada bagian value-nya, sementara pada PC lainnya pilih “Disabled”. Dengan demikian semua PC dalam jaringan akan langsung tampak.

Selain itu Anda dapat menghindari padatnya lalu-lintas data di jaringan dengan mematikan fungsi search di atas. 3 Anda juga harus menonaktifkan fungsi search, bila melakukan login dengan PC Windows 9x ke dalam jaringan Windows NT atau 2000. Dalam hal ini Browse Masternya adalah server jaringan. Dengan mematikan fungsi search beban jaringan berkurang. KOMPUTER PEER-TO-PEER


Lanjutannya.....

Tip Membuka file dengan ‘Send To’

File tak dikenal biasanya dibuka dengan editor teks. Namun, melihat isi file melalui ‘Open With..’ terasa merepotkan. Cara lebih praktis adalah dengan membuat shortcut editor dalam menu ‘Send to’. Untuk itu bukalah fungsi search Windows saat berada di desktop dengan menekan tombol [F3]. Sebagai nama cantumkan ‘SendTo’. Klik ganda pada folder yang ditemukan. Kini buka menu Start dan pilih ‘Programs | Accessories’. Tarik editor Notepad dengan tombol kanan mouse ke dalam folder ‘Send To’ dan pilih Create shortcut’.


Kini Anda telah dapat melihat isi file dengan Notepad.saat start. Tarik saja folder jaringan dengan tombol kanan mouse ke desktop Anda dan pilih dalam context menu ‘Create shortcut here’.

Lanjutannya.....

Menonaktifkan sharing hubungan Internet

Bila Anda telah menginstalasi “File and Printer Sharing”, sharing tidak hanya aktif dalam jaringan lokal, tetapi juga dalam- Internet. Dengan demikian sangat mudah mengaksesnya dari Internet. Untuk mengatasinya buka Properties pada My Network Places dan klik ganda entri “TCP/IP -> Network- Adapter”. Pindahlah ke tab “Connections” dan nonaktifkan checkbox “File and Printer Sharing for Microsoft Networks”.


Selesai..

Lanjutannya.....

Menonaktifkan File dan Printer Sharing

Windows memungkinkan pembuatan jaringan peer-to-peer untuk pertukaran data antar PC. Pertukaran data seperti ini mengandung resiko pengaksesan data Anda oleh siapa saja yang seharusnya tidak berhak. Walapun aksesnya telah Anda amankan dengan password, tetap saja ada orang yang dapat mengaksesnya dengan dengan meng-hack atau lewat bantuan tool tambahan. Karena itu lebih baik menentukan sebuah PC khusus hanya digunakan untuk pertukaran data.


Yang ingin membagi data dapat meng-copy-kannya ke folder sharing PC tersebut. Pada PC Anda sendiri nonaktifkan sharing. Untuk itu pilih Properties pada My Network Places dan klik pada “File and Printer Sharing”.Dalam jendela dialog yang tampil uncheck kedua checkbox yang ada.

Lanjutannya.....

Tips Menentukan Password untuk Standby

Windows 98 SE atau versi yang lebih baru telah memiliki modus Standby atau Hibernate (lihat pada tip 5). Pada PC keluaran baru yang telah memiliki BIOS dengandukungan ACPI, Anda dapat menjalankan modus ini secara manual dengan menekan tombol power ON/OFF. Selain itu Anda dapat menentukan password yang akan ditanyakan setelah PC diaktifkan dengan menggerakkan mouse atau penekanan tombol pada keyboard. Untuk mengaktifkan penggunaan input password, bukalah “Power Options” dalam Control Panel dan klik tab “Advanced”.

Pastikan agar modus Standby atau Hibernate aktif saat tombol ON/OFF pada PC Anda ditekan. Aktifkan pula option Prompt for password when computer goes standby or hibernate” dan tutup jendela dengan “OK”. Selanjutnya bila Anda ingin benar-benar mematikan komputer, tekan tombol power ON/OFF lebih lama dari 4 detik.

Lanjutannya.....
Bookmark and Share


: : Recent Comments : :

  © Blogger templates by Ourblogtemplates.com edited by Masjoe 2009

Back to Top